Tips Aman dan Nyaman Menjual Rumah Yang Masih KPR

Mempunyai tempat tinggal dambaan yaitu hasrat nyaris tiap-tiap orang, terutama yang telah berkeluarga. Tempat tinggal yang mempunyai rencana yang lebih moderen serta minimalis, seperti tempat tinggal di ruang perumahan spesifik, jadi daya tarik sendiri untuk yang berminat.

Harga tempat tinggal di ruang Perumahan itu cukup tinggi, hingga tidak sangat mungkin apabila dikerjakan pembayaran selekasnya. Peminat juga akan memerlukan pertolongan bank, untuk meminjamkan dana yang umum di kenal dengan product KPR Bank. Karna ada keperluan manusia yang tidak sama tingkatannya, banyak dari orang yang telah mempunyai tempat tinggal KPR itu, mesti jual tempat tinggalnya.

Sebagai problem yaitu, tempat tinggal yang akan dijual ini masih tetap berstatus kredit, meskipun sesungguhnya, tempat tinggal itu telah jadi punya Anda. Hanya saja problem SHM (Sertifikat Hak Punya) nya masih tetap dipegang oleh pihak bank jadi Jaminan.

Lantas, bagaimana bila Anda yang mempunyai tempat tinggal KPR juga akan jual tempat tinggal itu? simak lima panduan di bawah ini :

1. Mengkalkulasi Sisa Tagihan Kredit di Bank

Tempat tinggal yang tetap dalam status kredit KPR punya Anda, pastinya mesti membayar angsuran KPR nya di tiap-tiap bulan. Waktu tempat tinggal juga akan di jual serta Anda masih tetap ada dalam keharusan untuk membayar angsurannya, cobalah untuk mengkalkulasi sisa tagihan kredit tersebut di bank berkaitan.

Mengkalkulasi sisa tagihan itu bisa memberi info pada Anda, berbentuk jumlah keharusan KPR yang perlu dilunasi ke bank. Bila masih tetap bingung, silahkan ajukan pertanyaan kepada pihak bank berkaitan tentang perhitungan sisa kredit ini.

2. Lakukan Penilaian Uang atas Nilai Rumah

Jual tempat tinggal tidak dan merta cuma jual, serta kita juga akan memperoleh uang. Tempat tinggal yang dibeli dengan KPR, juga akan mempunyai penilaian uang yang berlainan, waktu beli dahulu dengan kondisi sekarang ini. penilaian ini juga akan memastikan harga jual yang layak untuk tempat tinggal KPR yang juga akan di jual. Calon konsumen bisa memprediksi berapakah kredit yang juga akan didapatkan dari pihak bank berkaitan.

3. Terangkan Masalah Status Tempat tinggal Pada Calon Pembeli

Waktu jual tempat tinggal, sama seperti dengan jual barang spesifik, kalau kita mesti jujur terlebih masalah status tempat tinggal yang juga akan di jual itu. Katakan pada calon konsumen tempat tinggal KPR Anda kalau status tempat tinggal itu masih tetap terikat angsuran KPR dengan pihak bank. Begitu, konsumen jadi tahu kalau tempat tinggal itu sertifikatnya masih tetap di tangan bank.

4. Jual Tempat tinggal Dengan Over Kredit

Jual tempat tinggal dengan langkah tersebut umum dikerjakan oleh penjual, supaya konsumen lakukan over kredit dengan dua pilihan seperti berikut :

  • Menggantikan KPR ke bank yang sama, bermakna calon konsumen meneruskan utang di bank yang sama
  • Mengubahkan KPR ke Bank beda, bermakna konsumen meneruskan pinjamannya di bank yang berlainan

Yakinkan waktu langkah over kredit ini diakukan pada konsumen, konsumen mesti menyerahkan uang muka lebih dahulu pada Anda, serta itu yaitu keuntungan dari hasil jual tempat tinggal itu.

5. Over Kredit Konsumen Dapat Ditolak

Anda juga butuh memerhatikan, kalau jual dengan over kredit KPR mungkin berlangsung pembatalan karna mengajukan KPR oleh calon konsumen mungkin tidak di setujui oleh bank. Hal itu dapat berlangsung karna sebagian aspek.

Jual Tempat tinggal KPR Cukup Mudah

Anda bisa jual tempat tinggal KPR dengan cara-cara. Bila menginginkan jual tempat tinggal itu, Anda tidak memerlukan dana untuk melunasi KPR sendiri, tetapi yakinkan calon konsumen tempat tinggal itu percaya serta mempunyai dana untuk melunasi KPR-nya.

Bila jual lewat over kredit, jadi Anda tidak membutuhkan dana untuk KPR, tetapi perlu saat karna permintaan calon konsumen dapat tidak diterima. Yakinkan Anda mengerti semuanya prosedurnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *